Select Page


PSDVN – Mesin cutting sticker sebagai alat untuk memotong bahan sticker, dengan pola atau desain sesuai yang diinginkan. Lembarana bahan yang dipotong membentuk huruf atau gambar, biasanya banyak diaplikasikan pada kendaraan bermotor.

Tidak hanya bahan sticker saja yang dapat dipotong, tetapi juga jenis bahan lainnya. Yang cukup populer di kerjakan adalah bahan polyflex atau flock, biasanya digunakan untuk pembuatan sablon digital.

Untuk brand yang ada sendiri ada banyak sekali, baik itu untuk produk asal China ataupun Jepang. Dan ada kelebihan serta kekurangannya tersendiri, dari segi kinerja ataupun harga jual.

Mesin Cutting Sticker China

Mesin cutting sticker China banyak dipilih karena harganya yang lebih murah, terutama untuk yang baru memulai bidang usaha ini. Dari segi kemampuan juga ada beberapa brand asal China ini yang memiliki kemampuan bagus. Meskipun memang masih belum dapat mengimbangi kemampuan dari brand asal Jepang.

Jika mampu mengoperasikan produk asal China ini dengan baik, maka hasil potongnya tidak akan berbeda jauh dengan brand asal Jepang. Meskipun dari segi kecepatan serta kinerja mesinnya memang masih belum dapat mengimbangi.

Mayoritas dari brand asal China ini menggunakan motor stepper, berbeda dengan produk Jepang yang menggunakan motor servo seperti Graphtec. Ini mengapa kecepatannya berbeda, serta kinerja mesinnya sendiri lebih halus.

Brand asal China yang sudah ada di Indonesia diantaranya yaitu:

  • Jinka
  • Redsail
  • Suda
  • C-Cut
  • King Rabbit
  • DLL

Ukuran yang ada mulai dari 30 cm hingga 1,2 meter, softwarenya sendiri mayoritas menggunakan Artcut atau Flexi sign. Untuk dikoneksikan dengan CorelDraw membutuhkan dongle atau driver lagi, agar bisa memotong langsung dari CorelDraw.

Mesin Cutting Sticker Jepang

Kalau untuk mesin cutting sticker Jepang biasanya lebih dipilih untuk yang ingin upgrade mesin, atau yang usahanya sudah berjalan. Biasanya yang membutuhkan hasil potong lebih presisi, atau ingin menggunakan sensornya.

Sensor ini berguna untuk melakukan proses contour cut, yaitu memotong area yang bergambar. Bahan yang lebih dikenal adalah proses print and cut, jadi bahan di print menggunakan mesin lain, lalu kemudian dipotong dengan mesin ini.

Hanya ada tiga merk saja di Indonesia untuk brand asal Jepang yang banyak digunakan, yaitu:

  • Mimaki
  • Graphtec
  • Roland

Ketiganya memiliki kualitas hasil potong yang sama bagusnya, dan juga memiliki distributor resmi sendiri. Jadi untuk tempat service atau kebutuhan spare parts bisa di cari pada distributor merk yang bersangkutan.

Proses penggunaan brand asal Jepang ini dari segi software lebih mudah, tidak terlalu rumit. Karena softwarenya sendiri memang sudah bawaan dari mesinnya tersebut, bukan dari software luar.

Namun kelemahannya adalah dari segi harga jual, untuk yang memiliki lebar area potong 60 cm berada di angka 19 jutaan. Sedangkan yang memiliki lebar area potong 1,2 meter jauh lebih tinggi lagi, mencapai 46 jutaan.

Bandingkan dengan harga cutting plotter China yang jauh lebih murah, ukuran 60 cm mulai dari 7 jutaan. Sedangkan untuk ukuran 1,2 meter berkisar di harga 10 jutaan.

Demikian informasi mengenai mesin cutting sticker ini, semoga dapat membantu dan menambah pengetahuan.

  • Cutting Plotter
5
error: Content is protected !!

Pin It on Pinterest

Share This